Pengukuran Risiko Bitcoin Dan Saham Bbca Menggunakan Value At Risk Ekspansi Cornish-Fisher
Keywords:
Value at Risk, Cornish-Fisher, Bitcoin, BBCA, Risiko InvestasiAbstract
Pertumbuhan jumlah investor di Indonesia dan meningkatnya minat terhadap berbagai instrumen keuangan menuntut adanya pengukuran risiko yang lebih akurat, terutama ketika aset memiliki karakteristik volatilitas yang berbeda. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan risiko harian saham BBCA dan Bitcoin menggunakan pendekatan Value at Risk berbasis metode Expanded Cornish–Fisher (ECF). Data yang digunakan berupa harga penutupan harian periode 2018–2025 yang dikonversi menjadi log return. Analisis mencakup perhitungan statistika deskriptif, visualisasi sebaran return, serta perhitungan VaR pada tingkat kepercayaan 95% dan 99%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bitcoin memiliki volatilitas, skewness negatif, dan kurtosis yang jauh lebih tinggi dibandingkan BBCA, sehingga mencerminkan potensi risiko ekstrem yang lebih besar. Nilai VaR–ECF Bitcoin tercatat lebih tinggi pada kedua tingkat kepercayaan, menegaskan bahwa aset ini memiliki peluang kerugian harian yang lebih besar dalam kondisi ekstrem. Sementara itu, BBCA menunjukkan karakteristik yang lebih stabil dengan nilai VaR yang lebih rendah. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa metode ECF mampu memberikan estimasi risiko yang lebih representatif pada aset dengan distribusi return yang tidak simetris dan berekor tebal, sehingga relevan digunakan dalam analisis risiko instrumen keuangan modern.