Klasifikasi Indeks Ketahanan Pangan Kabupaten/Kota di Kawasan Indonesia Timur Menggunakan Regresi Logistik Ordinal dan Optimasi GridSearchCV
Abstract
Abstrak— Ketahanan pangan merupakan isu krusial di Indonesia Timur karena masih banyak kabupaten/kota yang berstatus rentan pangan. Penelitian ini bertujuan mengklasifikasikan tingkat Indeks Ketahanan Pangan (IKP) berdasarkan data Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) 2024 dengan menggunakan metode Regresi Logistik Ordinal. Model dikembangkan dalam kerangka supervisi pembelajaran dan dioptimasi menggunakan GridSearchCV untuk mendapatkan kombinasi hyperparameter terbaik. Data terdiri dari sembilan variabel prediktor yang mewakili aspek pendidikan, kemiskinan, infrastruktur, kesehatan, dan gizi di 187 kabupaten/kota wilayah Indonesia Timur. Evaluasi kinerja dilakukan dengan metrik akurasi, F1-score tertimbang, dan matriks konfusi. Hasil menunjukkan bahwa model OLR yang telah dioptimasi dengan parameter α = 0.5 mencapai akurasi 91,89% dan F1-score 0,92, meningkat dibandingkan model dasar. Analisis koefisien identifikasi bahwa variabel NCPR, kemiskinan, dan akses air bersih merupakan prediktor yang paling berpengaruh terhadap status ketahanan pangan. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan statistik berbasis model interpretatif dapat mendukung pengambilan keputusan kebijakan ketahanan pangan yang lebih tepat dan efisien.
Kata Kunci: GridSearchCV, Indeks Ketahanan Pangan, Regresi Logistik Ordinal, Klasifikasi Ordinal, Indonesia Timur