Improved K-Means Clustering untuk Analisis Ketimpangan Pembangunan Kabupaten/Kota di Pulau Jawa

Authors

  • Kanessa Jasmine Prisheila Az Zahra Setiyanto UPN Veteran Jawa Timur
  • Amri Muhaimin UPN Veteran Jawa Timur
  • Kartika Maulida Hindrayani UPN Veteran Jawa Timur

Keywords:

Status Pembangunan, Ketimpangan Pembangunan, Pulau Jawa, Analisis Klaster, Improved K-Means Clustering

Abstract

Ketimpangan pembangunan antar Kabupaten/Kota di Pulau Jawa masih menjadi tantangan dalam meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat. Kerumitan indikator sosial-ekonomi menyulitkan identifikasi wilayah maju dan wilayah berkembang secara akurat. Penelitian ini mengelompokkan status pembangunan Kabupaten/Kota berdasarkan lima indikator sosial-ekonomi yakni Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per Kapita, Gini Rasio, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Tingkat Pembangunan Terbuka (TPT), dan Kemiskinan (P0) dari Badan Pusat Statistik menggunakan Improved K-Means Clustering. Evaluasi performa model menggunakan Silhouette Score dan Davies Bouldin Index (DBI) pada tahun 2020 – 2024 menunjukkan kualitas pemisahan yang cukup baik, dengan rentang nilai 0.468 - 0.581 untuk Silhouette Score dan 0.510 - 1.110 untuk DBI. Hasil menunjukkan pembagian klaster mampu menghasilkan dua klaster utama yang membedakan antara wilayah maju dan berkembang, di mana klaster maju didominasi oleh kota besar dan wilayah industri seperti Jakarta Pusat dan Kediri, sedangkan wilayah lainnya masih berada dalam status berkembang. Temuan ini dapat digunakan sebagai gambaran tentang perbedaan pembangunan yang ada antar Kabupaten/Kota sehingga dapat menjadi dasar dalam menentukan kebijakan dan prioritas pembangunan agar pembangunan dapat berjalan dengan adil dan merata.

 

Downloads

Published

12-01-2026