Pemodelan Generalized Poisson Regression (GPR) untuk Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Kasus Gizi Buruk pada Balita di Jawa Timur Tahun 2023

Authors

  • Alfaro Alamsyah Muchlisun UPN "Veteran" Jawa Timur
  • Aviolla Terza Damaliana
  • Shindi Shella May Wara

Abstract

Abstrak— Kasus gizi buruk pada balita di Jawa Timur merupakan salah satu yang tertinggi di Pulau Jawa pada 2022. Gizi buruk juga menjadi isu krusial yang berkontribusi pada 45% kematian anak di bawah lima tahun dan kasus-kasus tragis seperti di Bondowoso, Lamongan, dan Jember yang dapat merenggut nyawa anak. Sehingga diperlukan analisis mendalam untuk intervensi yang tepat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor signifikan terhadap jumlah kasus gizi buruk pada tahun 2023. Metode yang diterapkan pada penelitian ini adalah Generalized Poisson Regression (GPR) dengan metode estimasi parameter Maximum Likelihood Estimation (MLE) untuk menangani overdispersion secara kuantitatif, yang akan dibandingkan dengan model regresi Poisson konvensional. Hasil utama menunjukkan GPR lebih unggul dengan nilai AIC: 490.935 dibandingkan model regresi Poisson konvensional dengan nilai AIC: 5673.53, dengan semua variabel yang digunakan terbukti signifikan. Kontribusi penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan terkait implikasi teoretis dalam pemodelan data count overdispersed, serta memfasilitasi pemangku kebijakan dalam upaya melakukan pencegahan gizi buruk dengan memahami faktor-faktor yang berpengaruh.

Keywords: Generalized Poisson Regression, Gizi Buruk, Balita, Jawa Timur, Overdispersion.

Downloads

Published

12-01-2026